Ringkasan
Dalam tafsir mimpi Islami, Sumur dalam mimpi menurut para ulama tafsir adalah lambang wanita yang menjadi sumber bagi suaminya, atau harta yang tersimpan dalam pokok yang tetap, atau makar tersembunyi yang berkaitan dengan pemimpi, sebagaimana disebut An-Nabulsi dan Ibnu Sirin. Mimpi ini umumnya dianggap kabar baik, dengan rincian berbeda menurut warna simbol, gerakannya, dan keadaan pemimpi.
Rujukan Al-Qur'an & Hadis
"Seorang di antara mereka berkata: 'Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir.'"
Ayat ini adalah dasar Qur'aniy dalam menafsirkan sumur dalam mimpi. Saudara-saudara Yusuf alaihissalam berkata dalam tipu daya mereka terhadap saudara mereka dengan melemparkannya ke dalam sumur, sehingga sumur dalam penyebutan itu dikaitkan dengan pengkhianatan, kemudian Yusuf selamat darinya menuju kekuasaan yang menjadi urusannya, sehingga terkumpul pada sumur makna tipu daya dan kelapangan sekaligus. Atas dasar ini sumur dalam mimpi ditafsirkan dengan makar jika pemimpi jatuh di dalamnya, dan dengan kelapangan jika ia keluar darinya dengan selamat.
Makna Simbolis
Sumur dalam mimpi menurut para ulama tafsir adalah lambang wanita yang menjadi sumber bagi suaminya, atau harta yang tersimpan dalam pokok yang tetap, atau makar tersembunyi yang berkaitan dengan pemimpi. Dasar tafsir sumur adalah apa yang dikisahkan Al-Qur'an dalam kisah Yusuf alaihissalam "dan masukkanlah dia ke dasar sumur," sehingga sumur dalam penyebutan itu dikaitkan dengan dua hal: pengkhianatan saudara, dan kelapangan yang keluar dari arah yang tidak diperhitungkan. Sumur yang jernih airnya dalam mimpi adalah wanita yang saleh dan mulia; yang keruh adalah wanita yang ada kekeruhan padanya; yang menyusut airnya adalah perpisahan atau hilangnya harta. Siapa yang mengambil air dari sumur, ia memperoleh ilmu atau harta atau anak; siapa yang jatuh ke sumur, ia ditimpa makar atau pengkhianatan, lalu ia akan selamat jika ia keluar darinya sebagaimana Yusuf alaihissalam keluar.
Dimensi Spiritual
Menurut Ibnu Sirin: Sumur yang jernih airnya dalam mimpi adalah wanita yang saleh dan mulia, atau harta yang tersimpan yang akan memperoleh manfaat darinya pemimpi. Siapa yang mengambil air dari sumur, ia memperoleh ilmu atau harta atau anak seukuran apa yang ia ambil. Setiap kali air itu semakin jernih, manfaat pun semakin sempurna.
Pertanda yang Harus Diwaspadai
Menurut An-Nabulsi: Siapa yang jatuh ke sumur dalam mimpinya, ia ditimpa makar dari orang dengki atau pengkhianatan dari kerabat, berdasarkan apa yang datang dalam kisah Yusuf alaihissalam ketika saudara-saudaranya melemparkannya ke dalam sumur. Jika ia keluar dengan selamat, ia selamat dari makar dan memperoleh kelapangan; jika ia tenggelam dalam kekeruhan, urusannya akan semakin berat dalam beberapa waktu.
Tempat Para Ulama Berbeda Pendapat
Berikut adalah hal-hal yang pendapat para ulama berbeda; kedua pendapat disebutkan beserta penyandangnya agar pembaca dapat merenungkan konteks.
Secara umum
Ibnu Sirin — Sumur yang jernih airnya dalam mimpi adalah wanita yang saleh dan mulia, atau harta yang tersimpan yang akan memperoleh manfaat darinya pemimpi. Siapa yang mengambil air dari sumur, ia memperoleh ilmu atau harta atau anak seukuran apa yang ia ambil. Setiap kali air itu semakin jernih, manfaat pun semakin sempurna.
An-Nabulsi — Siapa yang jatuh ke sumur dalam mimpinya, ia ditimpa makar dari orang dengki atau pengkhianatan dari kerabat, berdasarkan apa yang datang dalam kisah Yusuf alaihissalam ketika saudara-saudaranya melemparkannya ke dalam sumur. Jika ia keluar dengan selamat, ia selamat dari makar dan memperoleh kelapangan; jika ia tenggelam dalam kekeruhan, urusannya akan semakin berat dalam beberapa waktu.
Bagaimana Para Ulama Menafsirkan Simbol Ini
An-Nabulsi
An-Nabulsi menggabungkan metode periwayatan Ibnu Sirin dengan metode isyarah sufi. Ia menyusun simbol secara leksikal, menyebutkan pendapat-pendapat terdahulu sebelum menambahkan pertimbangan sufistik atau catatan halus. Ia memberi bobot lebih pada keadaan pemimpi, niatnya, dan tempat mimpi.
Ibnu Sirin
Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.
Sikap Praktis — Apa yang Harus Dilakukan Setelah Mimpi Ini
Saat mimpi tentang Sumur memiliki beberapa kemungkinan, dianjurkan untuk berhati-hati dan ber-istikharah sebelum membangun keputusan di atasnya:
- Pemimpi tidak terburu-buru pada satu tafsir, melainkan mengumpulkan petunjuk: keadaannya, keadaan keluarganya, waktu, tempat mimpi, dan kejelasannya. Karena tafsir adalah anak konteks sebagaimana dikatakan para imam tafsir.
- Dianjurkan bertanya kepada ahli ilmu dan pengalaman dalam tafsir mimpi. Nabi ﷺ bersabda: "Janganlah mimpi diceritakan kecuali kepada orang berilmu atau pemberi nasihat." Terburu-buru kepada penafsir yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kebingungan yang tidak perlu.
- Hamba mengerjakan shalat istikharah pada setiap perkara penting, dan tidak mengaitkan keputusannya pada mimpi semata. Istikharah adalah sunnah yang tetap bagi yang mencari kebaikan dari Allah dalam urusannya.
- Hamba senantiasa berdzikir kepada Allah dan beristighfar, karena itu membersihkan hati dan menampakkan kebenaran kepada pemimpi. Ibnu Sirin berkata: "Yang paling jujur mimpinya adalah yang paling jujur ucapannya."
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti mimpi Sumur menurut Islam?
Sumur dalam mimpi menurut para ulama tafsir adalah lambang wanita yang menjadi sumber bagi suaminya, atau harta yang tersimpan dalam pokok yang tetap, atau makar tersembunyi yang berkaitan dengan pemimpi. Dasar tafsir sumur adalah apa yang dikisahkan Al-Qur'an dalam kisah Yusuf alaihissalam "dan masukkanlah dia ke dasar sumur," sehingga sumur dalam penyebutan itu dikaitkan dengan dua hal: pengkhianatan saudara, dan kelapangan yang keluar dari arah yang tidak diperhitungkan. Sumur yang jernih airnya dalam mimpi adalah wanita yang saleh dan mulia; yang keruh adalah wanita yang ada kekeruhan padanya; yang menyusut airnya adalah perpisahan atau hilangnya harta. Siapa yang mengambil air dari sumur, ia memperoleh ilmu atau harta atau anak; siapa yang jatuh ke sumur, ia ditimpa makar atau pengkhianatan, lalu ia akan selamat jika ia keluar darinya sebagaimana Yusuf alaihissalam keluar.
Apa pandangan Islam tentang mimpi Sumur?
Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin menafsirkan mimpi Sumur dalam kerangka tradisi Islam, berlandaskan Al-Qur'an, Sunnah, dan keadaan pemimpi.
Apakah mimpi Sumur pertanda baik atau buruk?
Tafsir Sumur memuat beberapa kemungkinan tergantung keadaan pemimpi dan konteks mimpi.
Apakah makna Sumur berubah dengan suasana mimpi?
Ya, makna berubah menurut ciri mimpi: kondisi simbol, warnanya, dan gerakannya semuanya menjadi petunjuk yang dimanfaatkan oleh penafsir.
Bagaimana seharusnya bersikap setelah mimpi Sumur?
Bagi seorang mukmin disukai setelah mimpi: memuji Allah jika baik, berlindung dari keburukannya dan tidak menceritakannya jika tidak menyukainya, serta salat istikharah jika menghadapi urusan penting.
Apakah para ulama berbeda pendapat tentang Sumur?
Ya, para ulama berbeda dalam beberapa hal: lihat bagian "Tempat Para Ulama Berbeda Pendapat" di atas untuk melihat kedua pendapat dengan nisbatnya.
Di mana saya bisa menemukan sumber asli tafsir Sumur?
Sumber asli: "Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam" oleh Ibnu Sirin, "Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam" oleh An-Nabulsi, "al-Isyarat fi 'Ilm al-'Ibarat" oleh Ibnu Syahin. Daftar lengkap tersedia di bagian "Referensi & Sumber" di bagian bawah halaman.
Apa pertanda baik dari mimpi Sumur?
Sumur yang jernih airnya dalam mimpi adalah wanita yang saleh dan mulia, atau harta yang tersimpan yang akan memperoleh manfaat darinya pemimpi. Siapa yang mengambil air dari sumur, ia memperoleh ilmu atau harta atau anak seukuran apa yang ia ambil. Setiap kali air itu semakin jernih, manfaat pun semakin sempurna.
Apa pertanda buruk dari mimpi Sumur?
Siapa yang jatuh ke sumur dalam mimpinya, ia ditimpa makar dari orang dengki atau pengkhianatan dari kerabat, berdasarkan apa yang datang dalam kisah Yusuf alaihissalam ketika saudara-saudaranya melemparkannya ke dalam sumur. Jika ia keluar dengan selamat, ia selamat dari makar dan memperoleh kelapangan; jika ia tenggelam dalam kekeruhan, urusannya akan semakin berat dalam beberapa waktu.
Bagaimana penafsiran ulama tentang mimpi Sumur?
Simbol ini disebut oleh An-Nabulsi dan Ibnu Sirin, dan mereka memerinci tafsir dan tingkatan maknanya dalam kitab-kitab mereka yang tercantum di bagian Referensi di bawah halaman.
Apakah ada rujukan Al-Qur'an atau hadis untuk tafsir Sumur?
Ya, Surah Yūsuf 12:10: "Seorang di antara mereka berkata: 'Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir.'"
Kombinasi yang sering muncul dalam mimpi
Simbol-simbol yang sering disebut bersama Sumur dalam kitab tafsir mimpi. Buka halaman masing-masing simbol untuk tafsir tersendirinya.
- Sumur + Air
Mimpi Terkait
Referensi & Sumber
- Abdul Ghani bin Ismail an-Nabulsi (1050 H / 1641 M — 1143 H / 1731 M, Damaskus). Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam.
Biografi singkat & metodologi
Seorang ulama sufi besar dan fakih mazhab Hanafi, salah satu tokoh terkemuka Damaskus pada abad ke-11 Hijriah. Menggabungkan fiqih, tasawuf, dan ilmu sastra, dan menulis sekitar dua ratus karya. Bukunya tentang tafsir mimpi adalah rujukan ensiklopedis yang menghimpun nukilan para pendahulu dan menambahkan faedah sufi.
An-Nabulsi menggabungkan metode periwayatan Ibnu Sirin dengan metode isyarah sufi. Ia menyusun simbol secara leksikal, menyebutkan pendapat-pendapat terdahulu sebelum menambahkan pertimbangan sufistik atau catatan halus. Ia memberi bobot lebih pada keadaan pemimpi, niatnya, dan tempat mimpi.
- Muhammad ibn Sirin al-Bashri, Abu Bakr (33 H / 654 M — 110 H / 728 M, Basra). Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam (Ta'tir al-Anam dinisbahkan kepadanya).
Biografi singkat & metodologi
Seorang tabiin mulia dan ulama tsiqah dari kalangan imam Basra. Tumbuh di bawah asuhan Anas bin Malik, pelayan Nabi ﷺ, dan mengambil ilmu dari sejumlah sahabat. Terkenal dengan kewara'an dan kekuatan hafalan hadis, dan menjadi rujukan dalam tafsir mimpi.
Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.
Terakhir ditinjau: — pengkajian editorial berdasarkan sumber Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin.