Lewati ke konten

Ringkasan

Dalam tafsir mimpi Islami, Kurma dalam mimpi menurut Ibnu Sirin dan An-Nabulsi adalah rezeki halal yang terkumpul setelah kelelahan — dasar Qurani dalam hal itu adalah firman Allah kepada Maryam alaihassalam "Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu", di mana Allah menjadikan kurma sebagai makanannya pada saat melahirkan, sebagaimana disebut Ibnu Sirin dan An-Nabulsi. Mimpi ini umumnya dianggap kabar baik, dengan rincian berbeda menurut warna simbol, gerakannya, dan keadaan pemimpi.

Rujukan Al-Qur'an & Hadis

"Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu."
Surah Maryam 19:25

Ayat ini dalam firman Allah kepada Maryam alaihassalam pada saat ia melahirkan Al-Masih menjadikan kurma sebagai makanan yang dianugerahkan dari Allah pada waktu kesempitan. Atas dasar ini para ulama tafsir membangun bahwa kurma dalam mimpi wanita hamil adalah berkah bagi anaknya, kurma dalam mimpi orang sakit adalah kesembuhan dan pulihnya kekuatan, dan kurma dalam mimpi secara umum adalah rezeki halal yang terkumpul setelah kelelahan — atas pola apa yang Allah jadikan pohon kurma sebagai tanda yang dengannya Dia memudahkan kepada Maryam kepayahan melahirkan.

Makna Simbolis

Kurma dalam mimpi menurut Ibnu Sirin dan An-Nabulsi adalah rezeki halal yang terkumpul setelah kelelahan — dasar Qurani dalam hal itu adalah firman Allah kepada Maryam alaihassalam "Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu", di mana Allah menjadikan kurma sebagai makanannya pada saat melahirkan. Dari dasar ini para ulama tafsir membagi kurma pada tiga wajah masyhur: harta halal yang bermanfaat, ilmu yang bermanfaat — karena pohon kurma dalam hadits Al-Bukhari disamakan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan seorang mukmin — dan kelapangan yang datang setelah kesusahan.

Dimensi Spiritual

Menurut Ibnu Sirin: Kurma dalam mimpi adalah rezeki halal yang terkumpul setelah kelelahan. Siapa yang memakan kurma masak dalam mimpinya, mendapat harta yang baik dan manfaat badan yang ia memuji akibatnya. Kurma dalam mimpi wanita hamil adalah berkah bagi anaknya, berdasarkan apa yang Allah jadikan sebagai makanan Maryam alaihassalam pada saat melahirkannya.

Tafsir Berdasarkan Keadaan Pemimpi

Bagi penuntut ilmu

Menurut An-Nabulsi: Pohon kurma dalam mimpi lelaki adalah ilmu bermanfaat yang dimanfaatkan oleh siapa yang menujunya, berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam — sebagaimana diriwayatkan Al-Bukhari — yang menyamakan orang mukmin dengan pohon kurma. Siapa yang menanam pohon kurma dalam mimpinya, telah menanam kebaikan yang kekal. Siapa yang mewarisi pohon kurma, telah mewarisi ilmu atau orang saleh yang menggantikannya atas keluarganya.

Bagi yang sedang sakit

Menurut Ibnu Sirin: Kurma dalam mimpi orang sakit adalah kesembuhan yang turun dan rezeki yang ia gunakan untuk pulihnya kekuatan. Allah telah menjadikan kurma sebagai makanan yang dimakan saat berbuka pada awalnya, maka yang menjadi awal seorang muslim membatalkan puasanya adalah lambang kelapangan dari kesempitan puasa dan berkah dalam makanan.

Bagaimana Para Ulama Menafsirkan Simbol Ini

Ibnu Sirin

Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.

An-Nabulsi

An-Nabulsi menggabungkan metode periwayatan Ibnu Sirin dengan metode isyarah sufi. Ia menyusun simbol secara leksikal, menyebutkan pendapat-pendapat terdahulu sebelum menambahkan pertimbangan sufistik atau catatan halus. Ia memberi bobot lebih pada keadaan pemimpi, niatnya, dan tempat mimpi.

Perbandingan Tafsir Para Ulama

Secara umumIbnu SirinAn-Nabulsi
Secara umum Pertanda baik
Bagi penuntut ilmu Pertanda baik
Bagi yang sedang sakit Pertanda baik

Sikap Praktis — Apa yang Harus Dilakukan Setelah Mimpi Ini

Saat mimpi yang baik tentang Kurma, berlaku adab mimpi sahih sebagaimana datang dalam Sunnah:

  1. Pemimpi memulai dengan memuji Allah atas mimpi tersebut, karena ia adalah kabar gembira dari Allah, sebagaimana datang dalam dua kitab sahih: "Mimpi yang baik dari Allah, dan mimpi buruk dari setan."
  2. Dianjurkan menceritakannya kepada orang yang dicintai dan dipercaya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ: "Janganlah mimpi diceritakan kecuali kepada orang yang berilmu atau pemberi nasihat", dan tidak menceritakannya kepada yang dengki atau membenci.
  3. Tidak boleh membangun hukum syariat atau keputusan pasti di atas mimpi, karena tafsir mimpi adalah ilmu probabilitas, bukan kepastian. Mimpi yang baik adalah pendorong untuk berjalan dalam kebaikan, bukan hujjah atas selainnya.
  4. Hamba memperbanyak doa agar Allah memperlihatkan apa yang dicintai-Nya dalam kebaikan, dan melindunginya dari apa yang dibenci. Di dalamnya terdapat husnudzon kepada Allah dan ketergantungan hanya kepada-Nya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti mimpi Kurma menurut Islam?

Kurma dalam mimpi menurut Ibnu Sirin dan An-Nabulsi adalah rezeki halal yang terkumpul setelah kelelahan — dasar Qurani dalam hal itu adalah firman Allah kepada Maryam alaihassalam "Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu", di mana Allah menjadikan kurma sebagai makanannya pada saat melahirkan. Dari dasar ini para ulama tafsir membagi kurma pada tiga wajah masyhur: harta halal yang bermanfaat, ilmu yang bermanfaat — karena pohon kurma dalam hadits Al-Bukhari disamakan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan seorang mukmin — dan kelapangan yang datang setelah kesusahan.

Apa pandangan Islam tentang mimpi Kurma?

Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin menafsirkan mimpi Kurma dalam kerangka tradisi Islam, berlandaskan Al-Qur'an, Sunnah, dan keadaan pemimpi.

Apakah mimpi Kurma pertanda baik atau buruk?

Tafsir Kurma dalam mimpi cenderung menjadi kabar baik menurut mayoritas ulama, dengan beberapa peringatan dalam kasus tertentu.

Apakah makna Kurma berubah dengan suasana mimpi?

Ya, makna berubah menurut ciri mimpi: kondisi simbol, warnanya, dan gerakannya semuanya menjadi petunjuk yang dimanfaatkan oleh penafsir.

Bagaimana seharusnya bersikap setelah mimpi Kurma?

Bagi seorang mukmin disukai setelah mimpi: memuji Allah jika baik, berlindung dari keburukannya dan tidak menceritakannya jika tidak menyukainya, serta salat istikharah jika menghadapi urusan penting.

Apa arti mimpi Kurma Bagi penuntut ilmu?

Pohon kurma dalam mimpi lelaki adalah ilmu bermanfaat yang dimanfaatkan oleh siapa yang menujunya, berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam — sebagaimana diriwayatkan Al-Bukhari — yang menyamakan orang mukmin dengan pohon kurma. Siapa yang menanam pohon kurma dalam mimpinya, telah menanam kebaikan yang kekal. Siapa yang mewarisi pohon kurma, telah mewarisi ilmu atau orang saleh yang menggantikannya atas keluarganya.

Di mana saya bisa menemukan sumber asli tafsir Kurma?

Sumber asli: "Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam" oleh Ibnu Sirin, "Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam" oleh An-Nabulsi, "al-Isyarat fi 'Ilm al-'Ibarat" oleh Ibnu Syahin. Daftar lengkap tersedia di bagian "Referensi & Sumber" di bagian bawah halaman.

Apa pertanda baik dari mimpi Kurma?

Kurma dalam mimpi adalah rezeki halal yang terkumpul setelah kelelahan. Siapa yang memakan kurma masak dalam mimpinya, mendapat harta yang baik dan manfaat badan yang ia memuji akibatnya. Kurma dalam mimpi wanita hamil adalah berkah bagi anaknya, berdasarkan apa yang Allah jadikan sebagai makanan Maryam alaihassalam pada saat melahirkannya.

Bagaimana penafsiran ulama tentang mimpi Kurma?

Simbol ini disebut oleh Ibnu Sirin dan An-Nabulsi, dan mereka memerinci tafsir dan tingkatan maknanya dalam kitab-kitab mereka yang tercantum di bagian Referensi di bawah halaman.

Apakah ada rujukan Al-Qur'an atau hadis untuk tafsir Kurma?

Ya, Surah Maryam 19:25: "Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu."

Kombinasi yang sering muncul dalam mimpi

Simbol-simbol yang sering disebut bersama Kurma dalam kitab tafsir mimpi. Buka halaman masing-masing simbol untuk tafsir tersendirinya.

Referensi & Sumber

  1. (33 H / 654 M — 110 H / 728 M, Basra). Muntakhab al-Kalam fi Tafsir al-Ahlam (Ta'tir al-Anam dinisbahkan kepadanya).
    Biografi singkat & metodologi

    Seorang tabiin mulia dan ulama tsiqah dari kalangan imam Basra. Tumbuh di bawah asuhan Anas bin Malik, pelayan Nabi ﷺ, dan mengambil ilmu dari sejumlah sahabat. Terkenal dengan kewara'an dan kekuatan hafalan hadis, dan menjadi rujukan dalam tafsir mimpi.

    Metode Ibnu Sirin mengaitkan simbol-simbol pertama-tama dengan Al-Qur'an, Sunnah, dan bahasa Arab; kemudian dengan peribahasa dan syair; lalu dengan keadaan pemimpi. Ia menyampaikan tafsir ringkas yang berpijak pada nash, dan menegaskan bahwa mimpi berbeda dari satu orang ke orang lain menurut keadaan dan zaman.

  2. (1050 H / 1641 M — 1143 H / 1731 M, Damaskus). Ta'tir al-Anam fi Tafsir al-Ahlam.
    Biografi singkat & metodologi

    Seorang ulama sufi besar dan fakih mazhab Hanafi, salah satu tokoh terkemuka Damaskus pada abad ke-11 Hijriah. Menggabungkan fiqih, tasawuf, dan ilmu sastra, dan menulis sekitar dua ratus karya. Bukunya tentang tafsir mimpi adalah rujukan ensiklopedis yang menghimpun nukilan para pendahulu dan menambahkan faedah sufi.

    An-Nabulsi menggabungkan metode periwayatan Ibnu Sirin dengan metode isyarah sufi. Ia menyusun simbol secara leksikal, menyebutkan pendapat-pendapat terdahulu sebelum menambahkan pertimbangan sufistik atau catatan halus. Ia memberi bobot lebih pada keadaan pemimpi, niatnya, dan tempat mimpi.

Terakhir ditinjau: — pengkajian editorial berdasarkan sumber Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin.

Interpretasi berdasarkan sumber Ibnu Sirin, An-Nabulsi, dan Ibnu Syahin, dan dapat bervariasi menurut ulama.